Tampilkan postingan dengan label Tips Keuangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Keuangan. Tampilkan semua postingan

Didik Anak Memahami Uang Lewat Cara Ini

06.11 Add Comment
Didik Anak Memahami Uang Lewat Cara Ini
Beberapa tips ini dapat membantu Anda menghemat pengeluaran ketika memiliki anak.
Pada dasarnya, tidak pernah ada istilah terlalu dini untuk memulai mengajar anak-anak tentang uang. Beberapa pakar justru menyarankan para orangtua untuk mulai mendidik anak tentang keuangan sejak kecil.

Memperkenalkan uang kepada anak, mengajarkannya bagaimana cara menggunakan uang dan mengelolanya dengan baik adalah salah satu upaya orang tua dalam mendidik anak.

Dengan cara ini, anak akan mengerti apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam mengelola keuangan. Salah satu pelajaran dasar keuangan yang perlu diajarkan orang tua kepada anak-anaknya adalah menabung.

Melansir dari Couriermail.com, berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan para orangtua untuk mendidik anak agar paham masalah uang:

1. Mulai usia dini

Salah satu pelajaran terbesar yang diberikan kepada anak-anak adalah bagaimana menangani uang. Ketika anak-anak Anda usia prasekolah, mulailah menjelaskan tentang apa itu uang dan tunjukkan kepada mereka berbagai bentuk dan jenis uang. Beritahu mereka bagaimana cara Anda mendapatkan uang tersebut dan digunakan untuk apa saja.

2. Beri uang saku

Ketika seorang anak mulai memahami konsep mendapatkan uang dan kemudian tahu cara menggunakannya, mulailah beri mereka uang saku, bisa harian atau mingguan.

Hal ini untuk mengajarkan mereka disiplin menggunakan uang. Mungkin untuk awal mereka agak kesulitan. Tapi jika sudah terbiasa, sejak kecil mereka sudah tahu bagaimana menghargai uang.

3. Menabung

Anak-anak dapat mulai menyimpan dan menabung uang setelah mereka diberi uang saku. Ahjarkan untuk selalu menyisihkan uangnya saat mendapat uang saku. Tanyakan apa yang mereka ingin beli dengan uang saku mereka.

Jelaskan jika mereka membiasakan diri menabung, hal ini akan berguna saat mereka menginginkan sesuatu. Mereka bisa memakai uang mereka jika sudah punya uang yang cukup, sehingga bisa membeli keperluan dan kebutuhan yang mereka inginkan, misalnya di akhir minggu atau akhir bulan.

Atau bisa juga dengan memberikan celengan dan pasang foto tujuan dari tabungan tersebut, sehingga mereka pun semakin bersemangat untuk menabung.

Rekening bank


4. Buatkan rekening di bank

Setelah anak Anda memahami tujuan menabung dan bisa disiplin diri, saatnya untuk membuka rekening tabungan di bank. Saat ini banyak bank yang menawarkan tabungan untuk anak-anak.

5. Ajarkan berinvestasi

Ketika anak-anak Anda sudah lulus sekolah dan mulai remaja atau masuk kuliah, ajarkan dan ajak mereka untuk berpikir lebih jauh dalam hal mengelola keuangan sendiri.

Misalnya, tabungan yang ditujukan untuk investasi dalam bentuk apa pun, terutama jika mereka juga bisa menghasilkan uang sendiri, misalnya bekerja paruh waktu. Arahkan tabungan mereka untuk tujuan investasi di masa depan.​

Ini akan membuat produk yang Anda pasarkan terkesan profesional, seringlah membuat model, ide dan kata-kata yang kreatif yang dapat menarik orang mau melihat jualan Anda.

Begini Trik Atur Gaji Bulanan

06.04 Add Comment
 Begini Trik Atur Gaji Bulanan

Begini Trik Atur Gaji Bulanan
Di akhir bulan, biasanya karyawan mendapatkan gaji atas hasil kerja dalam satu bulan. Namun, agar gaji tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup hingga akhir bulan bukan perkara mudah.

Apalagi saat ini ada sejumlah harga kebutuhan yang naik. Harga-harga barang yang naik antara lain harga cabai, bahan bakar minyak (BBM) non subsidi, dan pencabutan subsidi listrik bagi golongan pelanggan 900 VA yang mampu.

Perencana keuangan dari Mitra Rencana Edukasi (MRE) Mike Rini menuturkan, biaya hidup biasa naik setiap tahun. Namun, hal itu belum tentu diikuti kenaikan gaji. Bila ada kenaikan gaji namun besarannya tak sebesar kenaikan harga-harga kebutuhan pokok.

Oleh karena itu, menurut Mike, agar gaji cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup membutuhkan kedisiplinan dan prioritas untuk kelola gaji.

"Punya prioritas misalkan untuk masa depan. Jadi gaji tersebut dianggarkan untuk membayar dana pendidikan anak, dana pensiun dan cicilan rumah," ujar Mike saat dihubungi Liputan6.com, Rabu (25/1/2017).

Ia menambahkan, usai menganggarkan gaji untuk prioritas di masa depan, kemudian sisa gaji tersebut untuk biaya kebutuhan sehari-hari. "Sisa gaji untuk biaya hidup," tegas Mike.

Meski demikian, kelola gaji dengan tepat menurut Mike memang tidak mudah terutama untuk menghemat. Akan tetapi, Mike mengatakan, seseorang juga masih dapat bersenang-senang dengan menggunakan gaji yang ada. Pertama, mengatur frekuensi jajan.

"Bila sering jajan untuk makanan seperti camilan bisa dikurangi dan mengatur frekuensi jajan makanan. Mengingatkan diri sendiri kalau kebanyakan ngemil dan jajan maka bisa buat tubuh jadi gemuk. Jadi juga pertimbangkan kesehatan," kata Mike.

Kedua, menurut Mike optimalkan bahan yang ada di rumah dan mengubah cara berpikir. Misalkan sebelum belanja bulanan, sebaiknya melihat dulu kebutuhan dan barang yang masih ada di rumah. Bila barang tersebut sudah habis baru masukkan dalam daftar belanja bulanan.

Ketiga, mengatur frekuensi jalan-jalan. Mike menuturkan, dengan mengatur frekuensi jalan-jalan misalkan ke pusat perbelanjaan. "Saat pergi ke pusat perbelanjaan juga sebaiknya memilih transportasi lebih murah. Ketimbang pakai mobil pribadi sekarang sudah ada taksi online (lebih murah)," tambah dia.