Tampilkan postingan dengan label mobil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mobil. Tampilkan semua postingan

Ini Waktu yang Tepat Jika Mau Cat Bodi Mobil

06.53 Add Comment
Ini Waktu yang Tepat Jika Mau Cat Bodi Mobil
Ilustrasi (Liputan6.com)

Bosan dengan warna mobil yang telah kusam? Atau bodi lecet-lecet? Tentunya pilihan yang tepat adalah melakukan pengecetan ulang. Hanya saja, Anda harus mengetahui waktu-waktu yang tepat untuk melakukan pengecatan.

Hendrik, pemilik bengkel ‎spesialis custom bumper dan body kit Berkat Auto Fiber mengatakan, ‎untuk melakukan pengecatan bodi, bumper, side skirt, atau spoiler disarankan tidak dilakukan saat kondisi mendung atau hujan.

"Hujan sudah pasti tidak akan bisa untuk mengecat. Kalau mendung juga akan mengurangi kualitas warna catnya‎. Jadi kalau bisa pas panas terik, kalau tidak jangan dipaksain nanti warna catnya kurang maksimal," ujar Hendrik saat ditemui Liputan6.com, di bengkelnya yang terletak di kawasan Pasar Mobil Kemayoran, Jakarta, Kamis, (2/2).

Namun kata Hendrik, ada cara yang cukup tepat untuk melakukan pengecatan meski mendung atau hujan, yaitu dengan teknik oven.

P‎engecatan dengan teknik Oven, menurut Hendrik, akan lebih maksimal. Sebab, pancaran panas bisa disesuaikan sesuai kebutuhan. Selain itu, partikel-partikel seperti kotoran atau debu-debu‎ tidak akan mudah menempel, karena ada alat khusus untuk menyedotnya.

"Cuma yang pasti harganya akan jauh lebih mahal, dan tergantung ukuran mobil dan warnanya," pungkasnya.

Sumber Link

Kisah Inspiratif Tiga Santri dan Sopir Mobil Sayur

05.58 Add Comment
Kisah Inspiratif Tiga Santri dan Sopir Mobil Sayur
Kisah Inspiratif Tiga Santri dan Sopir Mobil Sayur
Dari Abu Hurairah radhiallahu'anhu, sesungguhnya Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga." (H.R Muslim).

Kiranya, bukan hanya jalan ke surga yang dimudahkan oleh Allah. Percayalah, Allah juga akan memudahkan jalan kita saat akan berangkat menuju tempat mencari ilmu.

Kejadian menarik dikisahkan keponakan saya yang bernama Heru. Dia nyantri di salah satu pesantren di wilayah Kabupaten Lebak, Banten. Saat itu, dia bersama kedua teman kobongnya yang bernama Azis dan Jalal ingin sekali menghadiri pengajian di pesantren KH. Uci Turtusi, Cilongok, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Kebetulan di pengajian Ki Uci juga akan digelar haulan Syeh Abdul Qodir Jailani. Keinginan mereka bertiga pun kian membuncah. Namun apa daya, mereka hanya santri bale rombeng yang tidak punya banyak uang dan tidak punya kendaraan.

Namun, keterbatasan fasilitas dan biaya ternyata tidak menyurutkan langkah mereka. Ketiganya tetap nekat berangkat ke pengajian Ki Uci meski hanya bermodalkan uang Rp10 ribu. Uang itu tentu tidak cukup untuk sekadar ongkos. Apalagi jarak pesantren mereka dengan pesantren Ki Uci sangat jauh. Tapi begitulah, kekuatan hati mengalahkan segalanya. Bakda Isya, mereka pun berangkat.

Cukup jauh mereka berjalan kaki. Cucuran keringat sudah berkali-kali mereka seka dengan sarung. Tidak terasa 3 jam sudah mereka berjalan kaki. Salah satu dari mereka usul agar uang Rp 10 ribu dibelikan air minum. Wajar, berjalan kaki selama lebih kurang 3 jam pasti membuat dahaga.

Namun sayang seribu sayang, uang Rp 10 ribu hilang entah kemana. Mungkin jatuh saat Heru berkali-kali menyeka keringat dengan sarung. Persoalannya, uang itu dia simpan di gulungan sarung. Alih-alih menghardik Heru, kedua temannya justru tertawa atas kejadian raibnya uang. Seketika itu haus mereka hilang. Mereka pun melanjutkan perjalanan.

Ujian dimulai, menjelang tengah malam, tiba-tiba turun hujan. Posisi mereka yang sudah berada di jalan raya menyulitkan mereka mencari tempat berlindung dari hujan. Kendaraan yang lalu lalang pun semakin jarang. Terpaksa, di bawah guyuran hujan, mereka terus melanjutkan perjalanan. Beruntung, beberapa saat kemudian mereka menemukan tempat berteduh.

Di sebuah bangunan tua tak berpenghuni mereka istirahat sambil menunggu hujan minggat. Rokok yang tinggal sebatang mereka nikmati bersama. Mereka mengisi waktu dengan membaca solawat. Tidak ada sedikit pun niat mereka menghentikan perjalanan. Meski diakui posisi yang sudah di tengah menjadi salah satu pertimbangan. "Mau gimana lagi? Balik lagi ke kobong juga sudah sangat jauh. Duit juga sudah hilang. Ya sudah pasrah saja sama Allah," kata Heru bercerita.

Setelah satu jam, hujan reda. Perjalanan kembali dimulai. Jalanan becek dan beberapa genangan air diakui membuat perjalanan mereka kian melelahkan. Apalagi angin kencang membuat mereka menggigil kedinginan. Sebab, baju mereka memang sudah kebasahan.

Tiba-tiba lewat mobil pikap warna hitam. Mobil itu berhenti di depan mereka. Sang sopir keluar lalu menghampiri ketiganya. Sopir bertanya kepada mereka tentang tujuan mereka. Setelah diceritakan, sang sopir memberi mereka tumpangan. Sebelumnya sang sopir meminta maaf karena hanya bisa memberi tumpangan di bak barang. Karena di depan sudah ada beberapa karung kentang.

Meski duduk di belakang dan digabungkan dengan aneka sayuran, ketiga santri itu tetap bersyukur. Mereka yakin pertolongan Allah telah datang.

Tidak berapa lama, sopir menghentikan mobilnya di sebuah minimarket 24 jam. Sang sopir masuk ke minimarket dan belanja beberapa barang. Tidak disangka, ternyata sopir juga membelikan santri itu banyak makanan dan minuman. Bukan main senangnya santri-santri itu. Setelah dari minimarket sopir melanjutkan perjalanannya. Sementara ketiga santri menikmati perjalanan sambil menikmati makanan. Tidak lupa mereka tetap membaca solawat sepanjang perjalanan.

Tiba di persimpangan, sopir kembali menghentikan laju kendaraannya. Sopir turun dan menghampiri tukang ojek. Sedangkan ketiga santri hanya duduk di bak mobil menunggu apa yang akan selanjutnya terjadi.

Setelah beberapa menit berbincang dengan tukang ojek, sopir menghampiri santri dan berkata "Maaf, saya tidak bisa mengantar sampai tujuan. Pesantren Ki Uci belok ke sana. Sedangkan saya lurus mau ke Pasar Cikupa. Naik ojek saja ya. Tenang, ojek sudah saya bayar semua," kata sang sopir.

Ketiga santri pum hanya bisa bengong. Mereka kagum dengan kemurahan hati sopir itu. Hanya ucapan terimakasih yang bisa mereka katakan.

Sebelum berpisah, sopir itu kembali menunjukkan kebaikannya. Sang sopir memberi uang kepada ketiga santri itu sebesar Rp 600 ribu. " Nih, buat makan. Kalau ojek mah sudah saya bayar," kata sopir itu sambil menyerahkan uang dengan cara bersalaman.

Kemurahan hati sang sopir membuat hati ketiga santri itu tergetar. Ketiganya tidak kuasa menahan air mata. Mereka semakin yakin, Allah bersama orang-orang yang mencari ilmu.

Sebelum berpisah, salah satu santri bertanya kepada sopir itu. "Mang, mamang ini siapa? Orang mana?," tanya santri.

Sopir hanya menjawab "Saya hanya sopir tukang sayur," ujarnya singkat sambil berlalu pergi. Santri pun akhirnya bisa mengikuti pengajian Ki Uci.

Romdoni, Jurnalis Tangerang Ekspres (Jawa Pos Group)


http://www.nu.or.id/

Catat, 9 Hal yang Bikin Mobil Panjang Umur (Bagian 1)

23.32 Add Comment
Catat, 9 Hal yang Bikin Mobil Panjang Umur (Bagian 1)
Catat, 9 Hal yang Bikin Mobil Panjang Umur
Mobil yang dipakai untuk aktivitas harian butuh perhatian lebih intens dalam perawatannya. Jarak tempuh yang cukup jauh dengan kondisi lalu lintas tidak bisa diprediksi menuntut kinerja mobil yang selalu prima.

Anda sebenarnya tidak perlu repot membawa mobil ke bengkel untuk perawatan rutin. Pengecekan kendaraan dapat dilakukan sendiri di rumah. Kuncinya, Anda cukup menyiapkan waktu luang. Berikut ini jurus memperpanjang usia mobil sebagaimana dilansir Samarins:

Ketahui mobil Anda

Sebelum melakukan perawatan rutin, Anda perlu mengenal seluk-beluk mobil melalui buku kepemilikan kendaraan. Dalam buku tersebut pastinya berisi panduan menggunakan fitur mobil sesuai kebutuhan atau cara untuk mengatasi kendala teknis ringan dan perawatan rutin.

Dalam buku panduan memaparkan kondisi gambaran bagian dalam mesin mobil seperti kondisi pelumas, cairan pendingin, atau oli transmisi. Anda dapat menyimpan buku ini di glove box dalam mobil saat butuh panduan perawatan harian.

Ganti oli rutin

Oli sangat penting untuk melumasi komponen bergerak di dalam mesin. Saat mobil berjalan, oli terus bersirkulasi melumasi seluruh komponen termasuk membersihkan kotoran atau gram besi.

Kualitas oli di mesin lama kelamaan akan menurun dan kehilangan daya lumas. Dengan mengganti oli secara teratur, Anda menjaga kondisi mesin yang tetap bersih dan terlumasi.

Oli di dalam mesin juga bisa berkurang selama mesin mobil bekerja. Jumlah oli yang tidak sesuai standar minimal meningkatkan keausan mesin.

Anda pun perlu mengecek volume oli di mesin melalui dipstick. Apabila oli berkurang cukup banyak maka Anda perlu menambahkan.

Pastikan seluruh cairan berada dalam posisi standar

Kinerja transmisi sangat bergantung pada kondisi oli transmisi. Hal serupa juga berlaku pada perangkat rem, gardan, dan sistem power steering.

Cairan tadi bisa saja menguap, bocor, atau kualitasnya menurun. Anda bisa menambahkan cairan di beberapa bagian yang mudah terjangkau seperti reservoir minyak rem, sementara bagian yang sulit mungkin bisa meminta bantuan pada bengkel terpercaya.

Menyadari awal kerusakan melalui indikator

Indikator pada dashboard juga berfungsi untuk membantu Anda mengetahui kendala teknis pada mobil sejak dini. Misalnya, indikator suhu yang lebih tinggi dari biasanya menunjukkan adanya masalah pada mesin atau sistem pendinginnya.

Anda juga perlu lebih peka terhadap perubahan kinerja mobil yang terasa berbeda dari sebelumnya. Bau yang tidak wajar, atau perpindahan gigi yang kurang nyaman dibanding sebelumnya bisa menjadi peringatan awal untuk segera memeriksa kerusakan mobil di bengkel.

Rajin mencuci dan poles mobil

Sama halnya seperti manusia yang butuh mandi dan berdandan, mobil pun butuh perlakuan yang demikian. Cuci mobil secara teratur dan bila perlu poles dengan wax untuk merawat cat dan bodi mobil.

Kondisi mobil yang kotor jika dibiarkan terus menerus akan menimbulkan karatan dan cat rusak. Selain itu, jangan lupa ganti karet wiper dua kali setahun agar kaca depan tidak rusak.

http://otomotif.liputan6.com/

Cara Mudah Bikin Rem Tromol Pakem

23.25 Add Comment
Cara Mudah Bikin Rem Tromol Pakem
Cara Mudah Bikin Rem Tromol Pakem
Sistem pengereman pada kendaraan bermotor saat ini lebih didominasi oleh rem cakram. Selain lebih menggigit, rem cakram juga dinilai lebih menjanjikan keselamatan.

Pada kenyataannya, peredaran kendaraan yang masih menggunakan rem tromol juga masih tinggi. Dibanding rem cakram, perawatan dan penggantian komponen rem tromol juga lebih sederhana dan harganya relatif terjangkau.

Berikut ini adalah tips membuat rem tromol lebih pakem sebagaimana dikutip dari mustangandfords.

1. Bersihkan rem tromol
Dalam beberapa kasus, rem tromol mengalami penurunan daya cengkram karena banyaknya kotoran di sekitar kampas rem.

Untuk mengatasi hal ini dapat dengan melepaskan tromol dari dudukannya dan melepas kampas rem. Setelah itu kampas rem dan tromol bisa dibersihkan dengan udara bertekanan tinggi atau compresor. Selain itu juga bisa dibersihkan dengan lap bersih.

2. Rendam dan jemur kampas rem
Cara kedua untuk membuat rem tromol lebih pakem adalah dengan merendam kampas rem. Caranya sama seperti yang pertama, lepaskan kampas rem kemudian rendam dalam air bersih hingga meresap. Baru kemudian kampas rem bisa dijemur dan dipasang kembali.

3. Gunakan sabun colek
Cara berikutnya untuk membuat rem tromol lebih pakem adalah dengan menggunakan sabun colek. Namun dengan menggunakan sabun colek, rem tromol dan kampas rem tak perlu dikeluarkan dari dudukannya. Hanya perlu mengoleskan sabun colek disekitar rem tromol dan sabun colek, dan kemudian mencoba untuk mengeremnya beberapa kali.

http://otomotif.liputan6.com/

Tanda-Tanda Kampas Rem Mobil Habis dan Harus Diganti

23.21 Add Comment
Tanda-Tanda Kampas Rem Mobil Habis dan Harus Diganti
Tanda-Tanda Kampas Rem Mobil Habis dan Harus Diganti
Kampas rem mobil merupakan komponen vital yang harus diperhatikan setiap pengendara. Tanpa dukungan performa yang bagus pada piranti ini tentu pengendara mobil tidak akan merasa nyaman dan aman selama melakukan perjalanan.

Selain kualitas kampas rem mobil, pengendara juga harus mengetahui usia dan daya tahan dari kampas rem. Sebab, jika kampas rem habis dapat membahayakan pengemudi karena sulit menghentikan laju kendaraan dan melakukan pengereman.

Di samping itu, kampas rem mobil yang habis juga dapat merusak komponan lain seperti cakram rem. Untuk mengenali kampas rem mobil yang habis sebenarnya sangatlah mudah karena Anda bisa merasakannya sendiri lewat perubahan saat melakukan pengereman mobil.

1. Kedalaman Rem

Apabila Anda mulai merasakan pijakan rem mobil sudah semakin dalam dan jauh dari biasanya, itu merupakan salah satu tanda kalau kampas rem mobil sudah aus dan berkurang.

2. Rem yang Bergetar
Ketika mengendarai mobil dalam kecepatan tinggi, kemudian menginjak rem dan pedal anda terasa bergetar, maka itu bisa menjadi tanda kalau kampas rem anda sudah mulai habis.

Getaran terjadi umumnya karena kampas rem yang habis itu memiliki permukaan yang tidak rata sehingga saat mencengkram piringan cakram rem menjadi tidak sempurna dan efeknya menyebabkan getaran pada pedal. Kalau sudah makin parah getaran bisa mencapai ke stir mobil.

3. Muncul Suara Saat Pengereman

Ketika Anda melakukan pengereman kemudian timbul suara seperti gesekan logam, maka itu bisa jadi tanda kalau kampas rem mobil sudah habis. Kampas rem mobil yang habis, sudah pasti akan menyisakan bagian besinya saja. Gesekan dengan cakram rem (logam dan logam) menyebabkan suara muncul.

4. Minyak Rem

Anda bisa memeriksa minyak rem pada kap mobil Anda. Jika minyak rem turun (bukan karena kebocoran) maka ada kemungkinan kalau kampas rem Anda sudah mulai habis.

Jika Anda menemukan tanda-tanda seperti di atas, segeralah untuk membawa ke bengkel atau memeriksa kampas rem mobil sendiri kalau Anda memiliki keahlian. Periksa ketebalan dari kampas rem mobil, jika masih tebal Anda mungkin hanya perlu membersihkannya saja dari kotoran. Sebaliknya, jika kondisi cakram rem menipis, maka Anda perlu mengganti kampas rem mobil.

Selain di bengkel mobil, Anda juga bisa mendapatkan kampas rem mobil secara online salah satunya melalui situs jual beli online, Tokopedia. Tersedia berbagai jenis kampas rem untuk bermacam-macam tipe mobil mulai dari Toyota, Honda, Suzuki, Mitsubishi, Nissan hingga Mazda. Di Tokopedia, Anda juga bisa menemukan spare part dan perlengkapan otomotif lainnya seperti cover mobil, cover stri, kunci pengaman mobil hingga perlengkapan untuk motor.

Menurut data kekuatan usia pakai yang telah dianjurkan oleh pabrikan, rata-rata kampas rem mobil matic hanya bisa menempuh jarak hingga 35-40 ribu kilometer. Angka ini berbeda jauh dibanding kampas rem mobil manual yang bisa mencapai jarak 60-70 ribu kilometer.

(Adv)

http://otomotif.liputan6.com/