Tampilkan postingan dengan label tips dan trik android samsung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips dan trik android samsung. Tampilkan semua postingan

Tanpa Disadari, 5 Kebiasaan Ini Ternyata Bisa Bikin Smartphone Enggak Awet

13.25 Add Comment
kumpulan tips android, tips android 2018, trik android keren, tips dan trik android samsung, tips membuat android lebih canggih, tips and trick android, tips trik android lollipop, tips trik android 2017. Dan jangan lewatkan baca juga Ini Tips Kaspersky Lab Buat Pengguna Facebook yang Datanya Dibobol di blog ini.

Ilustrasi smartphone Android. (Doc: Tech Radar)

Di zaman modern seperti sekarang, hampir semua orang menggunakan smartphone.

Dengan berbagai model yang terus berganti tiap tahunnya, smartphone dianggap sebagai alat komunikasi yang paling vital untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Namun, tak sedikit orang yang tak paham soal tata cara memakai smartphone agar awet dan tidak cepat rusak.

Kebanyakan cuma tahu soal menggunakan smartphone ala kadarnya. Padahal, smartphone juga harus dirawat dan memiliki sejumlah trik agar bisa digunakan dengan awet.

Malah, ada beberapa kebiasaan pengguna smartphone yang sering dilakukan, dan secara tidak sadar bahwa kebiasaan ini justru bisa membuat kinerja perangkat menurun.

Untuk itu, Tekno Liputan6.com kali ini akan berbagi tips agar smartphone kamu awet dan tahan lama berdasarkan dari kebiasaan yang dilakukan pengguna smartphone. Apa saja? Berikut caranya sebagaimana kami kutip dari Brilio, Kamis (4/10/2018).

1. Mengabaikan Cache

Membersihkan data cache di smartphone Android (Sumber: Jalan Tikus)

Seringkali pengguna mengabaikan tentang apa itu cache. Padahal kalau dibiarkan menumpuk, jelas bakal menganggu kinerja Android.

Cara menghapus cache juga sangat mudah. Kamu hanya perlu beranjak ke Settings -> Storage -> Cache Data -> lalu hapus cache yang ingin dihapus.

2. Mengabaikan Memori Internal

Ilustrasi smartphone Android. (Doc: Makeuseof)

Pengguna smartphone Android juga tidak terlalu memperhatikan tentang pentingnya menjaga ruang memori internal. Mereka pasti doyan menyimpan file di perangkat sampai ruang memori internalnya penuh.

Nah, biasakan untuk tidak menyimpan file sampai full di dalam memori internal kalau tidak mau smartphone-mu sering error dan mati tiba-tiba.

Perlu diingat kalau smartphone-mu perlu ruang bebas untuk sistem yang berjalan di background. Paling tidak, sisakan ruang 1GB atau 2GB agar sistem bekerja secara optimal.

3. Terlalu Banyak Simpan Foto

Google Photos for iOS. softpedia.com

Kebiasaan ini paling sering dilakukan oleh kebanyakan pengguna smartphone.

Apalagi di zaman sekarang semua orang sangat suka mengambil foto, tetapi foto yang diambil nyatanya malah memenuhi album bawaan di smartphone. Kalau sudah demikian, sistem pasti memerlukan sedikit waktu untuk membaca semua foto dan video, akibatnya hal ini bisa memaksa RAM smartphone bekerja ekstra.

Untuk mengakali hal ini, gunakan aplikasi Google Photos karena foto dan video yang disimpan di dalamnya memakai memori bawaan dari Google Photos.

4. Mengabaikan RAM

Layar ponsel adalah bagian paling penting dari smartphone kamu (Sumber: Android Pit)

Pengguna seringkali juga tidak sadar kalau RAM smartphone sudah melebihi kapasitas pemakaian.

Biasanya, hal ini disebabkan oleh banyaknya aplikasi yang berjalan di latar belakang atau gim yang dimainkan terlalu berat untuk spesifikasi smartphone-mu.

Karenanya, biasakan untuk menyisakan ruang RAM smartphone untuk kinerja yang optimal.

5. Ngecas Smartphone Saat Tidur

Anak-anak memiliki risiko lebih tinggi menggunakan gadget sebelum tidur ketimbang orang dewasa. (Sumber: Mirror)
Salah satu kebiasaan yang sering dilakukan oleh pengguna smartphone adalah mengecas perangkat saat tidur. Kebiasaan ini, nyatanya dianggap membahayakan perangkat.

Ketika kamu sudah sering melakukan kebiasaan buruk ini, bisa dibilang usia baterai smartphonekamu bakal menurun. Pasalnya, durasi pengisian baterai smartphone saat perangkat tidak dimainkan pada umumnya itu hanya memerlukan waktu satu sampai dua jam saja.

Jadi, saat pengguna mengecas smartphone sambil memainkannya, itu tentu akan memaksa perangkat dengan daya berlebihan.

Karena itu, cobalah jangan mengecas perangkat sambil tidur. Usahakan smartphone diisi dayanya saat dimatikan sampai penuh.

Reporter: Brilio

Sumber: Brilio.net

(Jek)

5 Tips Jauhi Smartphone Android dari Aplikasi Berbahaya

12.53 Add Comment
kumpulan tips android, trik android keren, tips android 2018, tips dan trik android samsung, tips membuat android lebih canggih, tips and trick android, tips trik android lollipop, tips trik android 2017. Dan jangan lupa download lagu stinky full album the best di blog ini.
5 Tips Jauhi Smartphone Android dari Aplikasi Berbahaya
Layar ponsel adalah bagian paling penting dari smartphone kamu (Sumber: Android Pit)

Sebagai salah satu sistem operasi dengan pengguna terbanyak, Android harus diakui kerap menjadi sasaran serangan hacker. Salah satu metode serangan yang paling sering dilakukan biasanya menggunakan aplikasi.

Metode ini memang efektif mengingat aplikasi merupakan inti dari sistem operasi Android dan langsung berhubungan dengan pengguna. Karenanya, Google selalu meningkatakan keamanan dari aplikasi yang ada di platformnya.

Raksasa internet itu sudah memiliki beberapa inisiatif untuk memastikan keamanan platform Android. Namun, inisiatif itu belum dikatakan efektif tanpa didukung kesadaran pengguna soal aplikasi yang aman.

Oleh sebab itu, Tekno Liputan6.com memberikan tips untuk mengetahui sebuah aplikasi berbahaya atau tidak. Untuk mengetahuinya, simak tipsnya yang berikut ini yang dikutip dari Make Use Of, Sabtu (20/10/2018).

1. Hindari Memasang Aplikasi dari Sumber yang Tidak Jelas

Play Store merupakan tempat paling aman untuk menemukan dan memasang aplikasi Android. Alasannya, Google kini selalu memantau keamanan aplikasi yang ada di dalamnya untuk mencegah ada file berbahaya.

Untuk memastikannya, kamu juga dapat melakukannya sendiri dengan memindai lewat fitur Play Protect. Kamu cukup membuka Play Store, pilih Menu dan Play Protect.

Setelah itu kamu dapat mengetahui keamanan aplikasi yang terpasang di dalam perangkatmu. Sebagai tambahan, kamu juga dapat melaporkan aplikasi yang dianggap bermasalah dengan memilih 'Improve harmful app detection'.

2. Hindari Memasang dari Toko Aplikasi Pihak Ketiga

Ilustrasi Android 9 Pie (Foto: Google)

Salah satu keuntungan menggunakan Android adalah dukungan untuk memasang aplikasi dari luar Play Store. Namun perlu diketahui, keamanan toko aplikasi pihak ketiga patut diragukan.

Alasannya, kebanyakan toko aplikasi itu tidak menerapkan kontrol kualitas yang ketat termasuk soal keamanan. Dengan kata lain, ada kemungkinan toko itu menyediakan aplikasi berbahaya.

Oleh sebab itu, sebelum mengunduh aplikasi dari toko pihak ketiga pastikan dulu reputasinya. Ada sejumlah toko aplikasi pihak ketiga yang memang dikenal menyediakan aplikasi yang aman.

3. Selalu Cek Ulang Izin Aplikasi

Sejak Android Marshmallow, pengguna dimungkinkan untuk meninjau izin akses sebuah aplikasi di perangkat. Jadi, kamu dapat mengatur satu per satu izin apa saja yang dapat diberikan pada sebuah aplikasi.

Dengan cara ini, kamu dapat mengetahui akses apa saja yang dibutuhkan sebuah aplikasi untuk berfungsi optimal. Karenanya, pastikan untuk membaca lebih dulu izin sebuah aplikasi sebelum memasangnya.

Dari permintaan tersebut, kamu dapat menentukan apakah sebuah aplikasi memang membutuhkan izin sesuai dengan fungsinya.

Jika kamu menemukan hal yang mencurigakan, tidak ada salahnya untuk membatalkan niat memasang aplikasi tersebut dan mencari alternatif lain.

4. Baca Ulasan yang Ada di Toko Aplikasi

Ilustrasi Google Play Instant, fitur terbaru yang memungkinkan pengguna Android menjajal gim mobile sebelum mengunduh dan menginstalnya di perangkat. (Foto: Digital Trends)

Cara mudah lain untuk mengetahui apakah sebuah aplikasi berbahaya adalah membaca ulasan dari pengguna lain. Perlu diingat, kamu perlu membaca ulasan secara baik-baik dan tidak hanya melihatnya dari rating yang diberikan.

Dengan begini, kamu dapat mengetahui apakah ada sebuah aplikasi memiliki masalah berdasarkan penuturan dari pengguna lain.

Metode ini juga dapat digunakan untuk memastikan aplikasi tersebut tidak memiliki fungsi selain dari deskripsi yang diberikan.

Beberapa pengembang kadang membeli review palsu, tapi kamu dipastikan dapat mengenalinya. Ulasan asli biasanya opini pribadi disertai masalah yang dihadapi. Sebagai tambahan, ulasan asli biasanya mendapat respon dari pengembang.

5. Selalu Perbarui Sistem Secara Berkala

Google selalu merilis pembaruan keamanan bulanan. Idealnya, kamu harus memasang pembaruan ini karena biasanya hadir dengan sejumlah peningkatan keamanan termasuk solusi untuk masalah keamanan tertentu.

Sayangnya, memang tidak seluruh vendor smartphone menggulirkan pembaruan ini secara rutin. Beberapa di antaranya kadang baru merilis pembaruan dengan jeda yang cukup lama.

Kendati demikian, mengingat pentingnya pembaruan sistem keamanan ini, kamu perlu langsung memasangnya begitu rilis. Kepastian soal keamanan bulanan juga dapat menjadi faktor penentu bagimu saat ingin membali smartphone Android.

(Dam/Isk)

Sumber : https://www.liputan6.com/tekno/read/3672315/5-tips-jauhi-smartphone-android-dari-aplikasi-berbahaya