Kewajiban Seorang Anak Terhadap Tuhannya

02.52
Kewajiban Seorang Anak Terhadap Tuhannya

Kewajiban Seorang Anak Terhadap Tuhannya - Hai anakku yang sopan, sungguh Allah benar-benar telah memberimu banyak nikmat, menciptakanmu dari tiada menjadikan untukmu akal dan memberimu petunjuk kepada agama islam. Hal itu merupakan nikmat yang paling besar, nikmat telinga, mata, lisan, kedua tangan, kedua kaki, serta menciptakanmu sebagai manusia yang sempurna dalam bentuk yang sebaik-baiknya.

Allah juga memberimu kesehatan, memberimu kasih sayang kedua orang tuamu sehingga mereka mendidikmu dengan pendidikan yang sempurna. Meletakkan cinta di hati gurumu sehingga dia mengajarkanmu ilmu yang bermanfaat untuk agama dan duniamu, dan nikmat Allah lainnya yang tidak bisa kamu menghitungnya. Sebagaiman firman Allah yang artinya :
“Dan apabila kamu menghitung nikmat Allah maka kamu tidak akan bisa menghitungnya”.

Kewajibanmu bersyukur atas nikmat Tuhanmu dengan mentaati perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, mengagungkan-Nya di dalam hati, oleh karena itu, janganlah kamu melakukan hal-hal yang jahat meskipun kamu sendirian. Sebagaiman sabda Nabi SAW, yang artinya :
“Bertaqwalah kepada Allah di manapun kamu berada.”

Hendaklah kamu mencintai Tuhanmu melebihi cintamu kepada kedua orang tuamu dan dirimu, juga mencintai semua Malaikat, para Rasul dan Nabi-Nya serta hamba-hamba-Nya yang saleh karena Allah mencintai mereka.

Kamu juga wajib meminta pertolongan kepada Allah dalam setiap keinginanmu dan bertawakal dalam semua urusanmu. Allah berfirman yang artinya :
“Hanya kepada Allah, bertawakallah apabila kamu termasuk orang-orang yang mukmin.”

Penjelasan Zina

Dalam hadits riwayat Ibnu Abbas, sesungguhnya Nabi bersabda kepadanya : “Hai saudaraku aku akan mengajarkanmu beberapa kalimat (mintalah)  penjagaan dari Allah maka Allah akan menjagamu, mohonlah penjagaan Allah niscaya kamu akan mendapatkan kedudukanmu, yaitu apabila kamu meminta, mintalah kepada Allah, apabila minta pertolongan, mintalah pertolongan kepada Allah, ketauhilah apabila umat manusia berkumpul untuk memberimu manfaat dengan sesuatu maka mereka tidak akan memberimu manfa’at, kecuali dengan sesuatu yang telah ditentukan Allah untukmu. Apabila mereka berkumpul untuk mencelakaimu maka mereka tidak bisa mencelakaimu, kecuali Allah mentakdirkan lain kepadamu.

Ghibah
Previous
Next Post »
0 Komentar