Apabila ada Link atau halaman yang Eror mohon laporkan di kolom komentar. Terimakasih atas perhatiannya.

Tentang Sifat Amanah

5:53 AM
Tentang Sifat Amanah

Amanah artinya dapat dipercaya. Nabi Muhammad adalah penerima wahyu yang sempurna. Nabi tidak pernah menambah atau mengurangi wahyu yang diterimanya dari Allah SWT. apa yang beliau sampaikan kepada umat islam adalah apa yang beliau peroleh dari Allah SWT. jadi wahyu itu mungkin perkataan Nabi sendiri sebab Nabi mempunyai sifat amanah. Lawan dari sifat amanah adalah berkhianat. Artinya bila dititipi pesan selalu dikurangi atau di lebihkan atau tidak disampaikan semuanya. Itulah yang dinamakan khianat.

Sifat Rasul yang dapat dipercaya sudah ada sejak kecil ketika beliau membawa barang daganganya Siti Khadijah ke negeri Syam beliau menjaga amanah ini dengan sungguh-sungguh. Kesungguhannya dalam menjaga amanah ini membuat kagum Siti Kahadijah. Sebab beliau tidak pernah mengambil keuntungan yang diperolehnya semua keuntungan itu diserahkan kepada Siti Khadijah.

Kemudian ketika berada di Madinah dan membuat perjanjian Hudaibiyah, beliau mematuhi isi perjanjian tersebut yang oleh para sahabat dikatakan tidak adil, perjanjian tersebut berbunyi : “Apabila orang-orang Quraisy datang kepada Rasulullah dan memeluk agama islam tanpa izin walinya, maka Rasulullah harus mengembalikannya kepada orang-orang Quraisy” : tetapi sebaliknya pengikut Rasulullah keluar dan datang kepada orang-orang Quraisy, maka orang-orang Quraisy tidak wajib mengembalikannya kepada Rasulullah dan Rasulullah tidak berhak menuntut.

Tidak lama setelah persetujuan ini dibuat maka datanglah Abu Jandal, putra Suhail bin Amr kepada Rasulullah. Abu Jandal menyatakan diri masuk agama islam dan memohon perlindungan dari Rasulullah. Kemudian datang Suhail bin Amr, ayah Abu Jandal kepada Rasulullah Suhail meminta anaknya dipulangkan sebab ia tidak menyetujui anaknya masuk Islam mengingat perjanjian Hudaibiyah yang baru saja disetujui oleh Nabi maka beliau pun memulangkan Abu Jandal kepada ayahnya dan orang-orang kafir Quraisy, demikianlah Akhlak Nabi. Beliau tidak hanya bersifat amanah terhadap kawan tetapi juga pada musuh.
Previous
Next Post »
0 Komentar